Postingan

Kkldr IainPadangsidimpuan Manusia hidup di dunia adalah untuk beribadah. Dengan ibadah-ibadah yang kita lakukan, kita bisa meraih ridha dan cinta Allah. Menjadikan ridha dan cinta Allah sebagai tujuan hidup adalah kunci agar kita bahagia dalam menjalani kehidupan di dunia. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meraih cinta Allah. Kita bisa mengikuti pedoman yang disampaikan Rasulullah dalam salah satu hadis. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah bersabda, sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertaqwa, merasa cukup, dan menyembunyikan amalannya. Taqwa Secara bahasa, “taqwa” artinya “takut atau mencegah dari sesuatu yang dibenci dan dilarang”. Ibnu Abbas menjelaskan pengertian taqwa sebagai rasa takut berbuat syirik kepada Allah, dan selalu mengerjakan ketaatan kepadanya. Ada beragam definisi taqwa menurut para ulama. Namun yang pasti, taqwa berarti menjaga diri dari perbuatan buruk, maksiat dan dosa, serta berperilaku sesuai dengan perintah-perintah Allah. Taqwa adalah kunci dari segala persoalan. Suatu saat, Abu Dzarr Al-Ghifari meminta nasihat kepada Rasulullah. Rasulullah kemudian mewasiatkan dalam sabdanya, “saya wasiatkan kepadamu, bertaqwalah engkau kepada Allah, karena taqwa adalah pokok dari segala perkara”. Dalam Al Qur’an, Allah telah memberikan keistimewaan dan janji-janji kepada hamba yang bertaqwa. Membukakan jalan keluar saat menghadapi permasalahan, memperoleh riski dari arah yang tidak disangka-sangka, dimudahkan urusannya, diampuni dosa dan dilipatgandakan pahala (At Talaq ayat 2-5). Allah juga berjanji akan melindungi hati hamba yang bertaqwa dari rasa takut, keluh kesah, was-was dan sedih, serta akan mendapatkan berita gembira di dunia dan akhirat (Surat Yunus ayat 62-64). Merasa Cukup Merasa cukup atau qonaah adalah sifat yang sangat disukai oleh Allah. Di dalam hati orang yang merasa cukup, selalu ada rasa syukur yang dipanjatkan kepada Allah. Ia tidak menginginkan hal yang tidak dimilikinya. Apa yang diberikan Allah, senantiasa membuatnya bahagia. Tidak heran bila orang yang qonaah atau merasa cukup selalu dicintai Allah. Orang yang selalu merasa cukup adalah mereka yang kaya sesungguhnya. Sebagaimana sabda Rasulullah, yang diriwayatkan Al Bukhari dan Muslim, bahwa kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya adalah hati yang merasa cukup. Menyembunyikan Amalan Orang yang menyembunyikan amalan adalah mereka yang ikhlas, mengharap hanya kepada Allah.

Kkldr IainPadangsidimpuan Manusia hidup di dunia adalah untuk beribadah. Dengan ibadah-ibadah yang kita lakukan, kita... Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Kamis, 13 Agustus 2020

Manfaat Minum sambil duduk. "Jangan kalian minum sambil berdiri.Apabila kalian Lupa maka hendaklah ia muntahkan" {H.R Muslim] . Kkldr IainPadangsidimpuan.

Manfaat Minum sambil duduk. "Jangan kalian minum sambil berdiri.Apabila kalian Lupa maka hendaklah ia muntahkan" {H.R Muslim] . Kkldr IainPadangsidimpuan Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Kamis, 13 Agustus 2020

Pemberdayaan ekonomi dari buah salak Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dari buah salak. Salak merupakan ikon dari Kota Padangsidimpuan, ke Sidimpuan belum lengkap tanpa adanya buah salak sihitam manis, Buah salak sendiri jarang dipadukan dengan kue atau roti karena tekstur salak yang tidak khas meski kandungan seratnya tinggi. Salak memiliki kandungan zat gizi, vitamin C, serat dan fitonutrien yang membantu program diet. Membuat brownis dari bahan buah salak adalah untuk mengembangkan potensi yang ada di Padangsidimpuan. Selama ini masyarakat belum pernah menjadikan buah salak sebagai bahan untuk membuat kue atau roti, biasanya hanya dijual biasa saja dalam bentuk buah. Dari buah salak kita dapat mengolahnya menjadi kopi salak, keripik salak, cake salak, brownis salak, cookies salak dan masih banyak lagi. Olahan Salak saat ini sudah ada di Padangsidimpuan. Ali Muda Siregar owner UD Bolu Salak Kenanga Padangsidimpuan. Di Padangsidimpuan, produk kuliner menjadi perhatian bersama sesama pencinta kuliner dan penikmat bolu, seperti yang ada di Kota Padangsidimpuan adalah bolu salak yang berbahan dasar dari buah salak.Kemudian membantu para petani salak yang ada di Kota Padangsidimpuan untuk memenuhi pasokan salak dalam campuran bolu sehingga terciptalah bolu salak. Mendirikan bolu salak dan menambah ciri khas oleh-oleh dari Kota Padangsidimpuan. Juga telah menjalin kerja sama dengan petani salak dalam memenuhi kebutuhan salak. Dengan adanya informasi mengenai Pemberdayaan buah salak semoga masyarakat Sidimpuan dapat menjual salak tidak hanya buahnya saja, tapi dapat membuat olahan dari buah salak. Semoga bermanfaat... KKL-DR IAINPADANGSIDIMPUAN

Pemberdayaan ekonomi dari buah salak Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat... Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Kamis, 13 Agustus 2020

Bisnis ala Rasulullah: Selain beliau ini menuntun kita dalam menjalankan agama islam yang baik dan benar. Beliau juga memberikan contoh tauladan dalam menjalankan sebuah usaha. Karena beliau juga pernah menghabiskan masa hidupnya untuk mencari rezeki dengan cara berniaga. Aktifitas berbisnis itu dimulai dari beliau saat masih belia. Umur 12 beliau sering di ajak pamannya untuk berdagang ke negri syam. Nah, berikut ini 8 prinsip bisnis ala Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam: Jujur prinsip bisnis ala Rasulullah yang paling utama ialah kejujuran. Pada waktu jaman Rasulullah berdagang, Rasul mendapatkan barang dagangan dari konglomerat yang bernama Khadijah, yang kemudian menjadi istri dari Nabi Muhammad terpikat dengan kejujurannya. Nabi Muhammad tidak hanya jujur kepada rekan bisnisnya, tetapi juga kepada para pelanggannya. Rasulullah selalu menjelaskan apa adanya keunggulan dari barangnya dan juga kelemahan dari barangnya tersebut. Bahkan, kejujuran dari Rasulullah itulah yang menjadi ciri khas atau brand dari bisnisnya tersebut. Banyak orang yang tertarik dengan bisnis Rasulullah karena kejujurannya. Jadi kalau ditanya apa yang menjadi keunggulan dari bisnis Rasulullah, adalah kejujurannya. Sebagai pembeli, kita tentu akan memilih pedagang yang sudah terkenal jujur, karena merasa aman dan tidak akan ditipu. Sopan Santun dan Hormati Pelanggan Rasulullah menganggap semua pelanggannya adalah saudaranya. Seperti yang dikemukakan oleh Rasulullah, ‘Sayangilah saudaramu layaknya menyayangi dirimu sendiri’. Konsumen adalah raja, selalu perlakukan konsumen dengan baik, sopan santun dan selalu hormati pelanggan. Rasulullah juga menganggap segala keuntungan yang didapat adalah hadiah dari usaha kita. Ketika seseorang terbantukan dengan produk yang Anda jual, itulah seharusnya inti dari bisnis ala Rasulullah. Kepuasaan konsumen adalah nomor satu. Tepati Janji Seperti firman Allah di ayat di QS Al Maidah 1, “Wahai orang-orang yang beriman penuhilah janjimu”. Rasulullah dalam berdagang selalu menjaga kepercayaan pelanggan, diantaranya adalah selalu menepati janji. Beberapa pelanggan yang meminta barang atau memesan barang selalu ditepati janjinya oleh Rasulullah. Nabi Muhammad SAW selalu mengedepankan tanggung jawab kepada pelanggan dan integritas yang tinggi. Barang-barang yang dipesan oleh pelanggan akan disiapkan dan dikirimkan tepat waktu oleh Rasulullah. Inilah yang juga harus Anda lakukan, ketika sudah ada perjanjian kepada partner atau pelanggan, usahakan Anda selalu menepatinya. Walaupun perjanjian tersebut tidak ada hitam diatas putih, Anda juga harus selalu menaati janji tersebut. Ingat, kepercayaan pelanggan bertahun-tahun yang hilang akan sulit didapatkan kembali. Jangan Menjual Produk yang Buruk Rasulullah selalu mengajarkan kita untuk memilah produk yang layak dan yang tidak layak untuk dijual. Bahkan Rasulullah tidak pernah menjual produk yang kualitasnya rendah atau tidak pantas dijual. Dengan begitu, Rasulullah dapat selalu menjaga mutu barang-barang yang dijualnya. Disamping itu, Rasulullah selalu mengelompokkan harga barang sesuai dengan kualitasnya. Harga barang yang kualitasnya baik akan dihargai lebih mahal dibandingkan dengan kualitas yang biasa saja. Dalam suatu kisah, Rasulullah pernah marah kepada seorang pedagang karena menyembunyikan jagung yang basah diantara jagung yang bagus. Jagung basah tersebut seharusnya diletakkan diatas karena pelanggan harus tahu. Trik ini sangat dihindari oleh Rasulullah karena bisa menipu pembeli. Tidak Boleh Menjelekkan Bisnis Orang Lain “Janganlah seseorang diantara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual orang lain” HR Muttafaq Itulah yang dikatakan oleh Rasulullah kepada pengikutnya. Karena prinsip berbisnis adalah memuaskan pelanggan, bukan mematikan bisnis orang lain.

Kkl-DR IAINPADANGSIDIMPUAN Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Kamis, 13 Agustus 2020

Sunnah Sebelum Tidur: Supaya tidur kita lebih nyaman dan menjadi suatu ibadah yang diridhai Allah SWT, alangkah baiknya kita mengamalkan beberapa amalan sebelum tidur dan membaca dzikir yang diajarkan oleh baginda Rasulullah SAW.

Semoga bermanfaat Kkl dr padangsidimpuan Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Kamis, 13 Agustus 2020

Tanda Telah Menjadi Budak Dunia

Pendidikan dan Dakwah Keagamaan Islam KKL-DR IAINPADANGSIDIMPUAN Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Rabu, 12 Agustus 2020

Tips Belajar Saat Pandemic Covid-19

Tips Belajar masa Pandemi covid-19 Yaitu menanamkan motivasi Membuat jadwal belajar harian Mengkoordinasi tempat belajar yang nyaman Dan menjaga kesehatan KKLDR Iain Padangsidimpuan Dikirim oleh Fany Marina Siregar pada  Rabu, 12 Agustus 2020